Pada dasarnya karena ketidak mampuan menitipkan anak, para orang tua harus mengajak anak-anak mereka ikut bekerja.
Gambar-gambar yang dirilis Daily Mail ini diambil pada sebuah pabrik di kota Jiaxing, di mana orang tua mereka bekerja keras selama sepuluh jam sehari. Terdapat sekitar 110 juta buruh migran yang usianya antara 16 hingga 40 tahun di China.
Karena tidak terdapat penitipan anak dimana mereka dapat beristirahat dengan baik.
Bocah-bocah ini berusaha meregangkan tali karet mereka agar dapat bermain bersama. (Alpha Press)Di sana mereka ditinggalkan dengan aman dari penculikan, sambil mengamati orang tua mereka bekerja.
Gambar sangat memilukan hati yang diambil di provinsi Zhejiang, adalah seorang bocah bernama Jingdan. Bocah ini di rantai pada tiang listrik di Beijing, sekitar Februari lalu.
Ayahnya Chen Chuanliu, bekerja sebagai penarik becak, yang mengambil angkutan di seluruh kota, sedangkan ibunya yang lumpuh hanyalah seorang pemulung pinggir jalan. Seperti bocah lainnya ia juga ditambatkan untuk mencegah penculikan.
Seorang bocah beralaskan tikar alang-alang kering dengan sabar menunggu orang tuanya bekerja. (Alpha Press)Seorang bos penampungan anak yang mendengar cerita itu kemudian menawarkan penitipan gratis bagi bocah tiga tahun tersebut.
"Biaya penitipan sekitar 40.000 yuan (£3.725) akan saya bayar," ujar kepala TK Aibei, seorang pria yang dikenal bernama Mr.Pi.
Ayah bocah ini tidak mungkin akan terus menerus sanggup membayar biaya sewa, makanan dan pelayanan kesehatan yang mahal, walaupun rumah sakit tersebut milik rezim komunis China.
Bocah ini asyik bermain sendiri dengan tali terikat padanya. (Alpha Press)"Menurut hukum China, anak dan keluarganya tidak memiliki hak atas pendidikian, kesehatan gratis maupun jaminan sosial lainnya karena mereka berasal dari luar kota." (Erabaru/DM/sua)
Bocah ini menangis menanti kedua orang tuanya. Para buruh migran tidak mampu membayar biaya perawatan anak sehingga mereka mengajak anak-anak mereka ikut bekerja. (Apha Press)
Jingdan, bocah tiga tahun ini digembok dan dirantai pada sebuah tiang, menunggu ayahnya yang seorang pengendara becak mencari pelanggan di Beijing. (Quirky China News/Rex Feature)

0 コメント::
Posting Komentar
There is a price to be paid to grow. The pay is commitment.